SEJARAH

SEJARAH SINGKAT BERDIRINYA
SMK MUTIARA BANGSA

Kemajuan suatu bangsa tidak terlepas dari kualitas sumber daya manusia bangsa tersebut.  Kualitas sumber daya manusia ditentukan oleh sejauh mana kualitas pendidikan yang diperoleh anak bangsanya.  Oleh karena itu syarat menjadi manusia yang unggul harus mempunyai bekal pendidikan yang baik dan berkualitas.

Salah satu tujuan pembangunan nasional negara kita, sebagaimana tercantum dalam pembukaan Undang-undang Dasar Tahun 1945 adalah mencerdaskan kehidupan bangsa.  Oleh karenanya menjadi kewajiban bagi semua pihak terutama pemerintah untuk menyediakan layanan pendidikan yang baik bagi seluruh lapisan masyarakat. Pendidikan mempunyai peran yang amat penting untuk menjamin perkembangan dan kelangsungan kehidupan berbangsa.

Di dalam ajaran agama Islam pun, pendidikan adalah kebutuhan hidup yang sangat penting untuk dipenuhi. Berbagai hadits nabi Muhammad saw menyebutkan, diantaranya : “Menuntut ilmu adalah kewajiban bagi muslim laki-laki dan muslim perempuan”, “Tuntutlah ilmu walaupun sampai ke negeri Cina”, “Seseorang yang meninggal dunia terputuslah amalnya kecuali tiga perkara yaitu sedekah jariah, ilmu yang bermanfaat yang diamalkan kepada orang lain dan doa anak yang saleh”

            Terdorong oleh keinginan kuat untuk memberikan sumbangsih nyata dibidang pendidikan, keluarga besar Bapak Khotib, S.Pd, M.Pd.I selaku putra daerah asli desa  bersepakat membangun sebuah lembaga pendidikan yang dapat menjadi tempat bagi generasi muda khususnya di wilayah desa kalisuren kecamatan tajurhalang untuk mendapatkan pendidikan yang baik.  Sebagai wilayah yang mengalami perkembangan cepat akibat arus urbanisasi, masyarakat lokal tajurhalang dan sekitarnya tentu harus mampu berakselerasi dengan kemajuan pembangunan.  Untuk itu berdirilah Yayasan Pendidikan Al Ikhsan Bogor  pada tanggal 05 Agustus 2014.

Berbekal lokasi yang sangat strategis yaitu di Jalan Raya kalisuren Kampung Berkat RT.01 RW.01  Desa Kalisuren Kecamatan Tajurhalang Kabupaten Bogor Propinsi Jawa Barat dengan luas tanah awalnya +3931 m2, dimulailah pembangunan SMK Mutiara Bangsa  dengan luas bangunan 490 m2, jumlah lokal ruangan sebanyak 3 kelas yang dimulai pembangunannya pada bulan April 2014.

Selanjutnya berlangsunglah proses kegiatan belajar mengajar selama lokal baru masih dalam tahap penyelesaian. Proses belajar mengajar dimulai pada awal tahun pembelajaran 2014/2015 yang melalui tahapan-tahapan sebagai berikut :

a)        Yayasan Pendidikan Al Ikhsan Bogor menunjuk Bapak Suhadi, S.Pd sebagai Kepala Sekolah SMK Mutiara Bangsa.
b)        Ruang belajar dengan daya tampung 3 lokal dan rombongan belajar pagi hari
c)        Dari hasil seleksi penerimaan siswa baru telah diterima sebanyak + 44 calon siswa yang disesuaikan dengan daya tampung lokal yang ada. Komposisi lokal :
1.    Program Keahlian Multimedia                        = 1 Lokal
2.    Program Keahlian Administrasi Perkantoran  = 1 Lokal
d)       Jumlah tenaga diklat/guru adalah 15 orang dengan status guru tidak tetap (GTT)
e)        Jumlah tenaga tata usaha 3 orang dengan status pegawai tidak tetap
f)         Jumlah tenaga Pesuruh 1 orang dan penjaga sekolah 1 orang


Demikian sejarah singkat tentang keberadaan SMK MUTIARA BANGSA  sejak tahun 2014.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar